Sunday, October 14, 2018

Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian

Buat kalian yang sudah semester akhir kuliah, pasti sudah mulai mikir untuk persiapan skripsi dong. Nah, untuk kalian yang memang sudah mulai bergelut dengan skripsi, tidak ada salahnya untuk sedikit belajar tentang metode pengumpulan data yang pastinya sangat berguna untuk skripsi kalian nantinya. karena pengumpulan data dalam penelitian adalah satu hal yang sangat penting. Maka dari itu, kalian harus tahu betul bagaimana teknik dan metode pengumpulan data yang baik dan benar.

Pada dasarnya, data penelitian bisa dibagi menjadi dua kategori, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer adalah data utama yang kalian pergunakan dalam penelitian. Sedangkan data sekunder adalah data yang kalian gunakan untuk mendukung data primer yang kalian miliki. Akan tetapi, untuk metode pengumpulan data, mungkin akan sedikit berbeda. Karena, ada 4 metode utama pengumpulan data yang bisa kalian lakukan untuk penelitian kalian. Berikut penjelasannya.

1. Kuesioner



Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian kuesioner

Metode kuesioner adalah metode yang mengharuskan kalian untuk membuat pertanyaan beserta dengan pilihan jawaban yang bisa dipilih oleh responden. Biasanya, metode pengumpulan data semacam ini digunakan untuk menggiring opini publik terhadap suatu hal yang sedang tren. Hal ini karena kalian bisa membuat pertanyaan sesuka hati kalian dan pilihan jawaban yang kalian berikan juga bisa mulai mengarahkan responden untuk memberikan data yang kalian inginkan.

2. Observasi



Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian observasi

Metode pengumpulan data ini bisa dikatakan sebagai salah satu yang paling valid. Hal itu karena semua yang kalian lihat bisa dijadikan salah satu pertimbangan untuk masuk ke dalam data sekunder. Akan tetapi, metode pengumpulan data observasi ini bisa jadi tidak maksimal jika data yang ingin dikumpulkan sudah fix atau tidak bisa di rubah. Dengan kata lain, observasi hanya merupakan formalitas untuk mendukung data yang sudah dimiliki sehingga hanya hal – hal yang bersifat mendukung dari metode penelitian observasi saja yang diambil, bukan seluruhnya.

3. Wawancara



Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian wawancara

Pada dasarnya, metode penelitian ini cukup serupa dengan kuesioner. Akan tetapi, dalam melakukan wawancara, kalian tidak bisa dengan mudah menggiring narasumber untuk mengikuti pola yang kalian inginkan. Dengan kata lain, metode penelitian dengan wawancara merupakan salah satu metode yang paling netral karena akan sulit untuk menggiring opini yang keluar dari mulut narasumber. Kalaupun kalian ingin menggiring opini publik dengan memilih narasumber yang bersifat mendukung, pembaca hasil penelitian kalian tentu sadar akan hal itu. Jadi, sebaiknya hati – hati dalam memilih narasumber untuk wawancara.

4. Dokumen



Metode Pengumpulan Data Dalam Penelitian dokumen

Metode pengumpulan data ini bisa dikatakan sebagai yang paling mudah karena anda hanya perlu mencari dokumen – dokumen yang bisa anda gunakan sebagai referensi dalam melakukan penelitian. Sayangnya, metode pengumpulan data ini sering dianggap tidak valid sebagai data primer. Akan tetapi, anda bisa dengan mudah mendapatkan banyak sekali data sekunder hanya dengan mempelajari dokumen – dokumen yang sudah diterbitkan sebelumnya. Akan tetapi, pastikan sumber dokumen yang kalian gunakan memang layak untuk dijadikan referensi dalam menentukan data sekunder.

4 hal di atas merupakan metode pengumpulan data yang bisa kalian lakukan jika kalian ingin mulai mengumpulkan data untuk skripsi kalian. Walaupun seluruh metode penelitian di atas bisa digunakan untuk mendapatkan data primer maupun data sekunder, sebaiknya kalian tetap menggunakan satu atau dua metode utama untuk menentukan data primer. Setelah itu, kalian bisa menggunakan metode pengumpulan data lainnya untuk mendapatkan data sekunder yang bisa mendukung data primer kalian.

0 komentar:

Post a Comment


Top