Sunday, January 12, 2020

Manfaat Mengadopsi Sistem Inspeksi Visual dalam Produksi


Teknologi industri mengalami perkembangan yang relatif cukup pesat. Produksi-produksi dilakukan secara masal dan dalam jumlah besar untuk meningkatkan efisiensinya. Pada industri-industri skala makro yang menghasilkan produk secara masal, tentu inspeksi secara manual menggunakan tenaga manusia menjadi tidak lagi relevan. Cara yang paling efektif adalah dengan Mengadopsi Sistem Inspeksi Visual untuk skala produksi masal dalam sebuah industri.

Sistem Inspeksi Visual dalam Produksi
Image: Pixabay


Sistem Inspeksi Visual menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam skala industri modern. Melalui penerapan sistem inspeksi visual ini, diharapkan akan bisa memastikan bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh industri tersebut terjaga kualitasnya.

Penggunaan Sistem Inspeksi Visual yang melibatkan sejumlah kamera, sensor, komputer dan berbagai macam jenis perangkat lunak dan perangkat keras pada komputer diyakini akan bisa meningkatkan kualitas inspeksi terhadap suatu proses produksi.

Manfaat Sistem Inspeksi Visual Pada Suatu Proses Produksi

Kualitas produk yang terjamin merupakan salah satu tujuan akhir dalam suatu proses produksi. Berangkat dari kualitas produk yang terjamin mutunya inilah maka para pelaku industri akan bisa mengakusisi para pelanggan untuk menggunakan produk-produk yang mereka produksi.

Penerapan Sistem Inspeksi Visual memiliki sejumlah manfaat yang relatif cukup penting dalam proses produksi. Beberapa manfaat penting tersebut antara lain adalah:


1. Proses Inspeksi Menjadi Relatif Lebih Singkat

Pada awal-awal perkembangan produksi industri, proses inspeksi dilakukan secara manual menggunakan tenaga dan keterampilan manusia pekerjanya. Hal ini akan menjadi tidak relevan lagi apabila dilakukan pada industri-industri dengan skala produksi yang tinggi.

Apabila proses inspeksi pada industri skala besar masih menggunakan tenaga manual, maka akan membutuhkan waktu yang relatif cukup lama karena proses pengecekan dilakukan satu per satu.

Dengan menerapkan Sistem Inspeksi Visual dalam suatu  proses produksi maka proses inspkesi dapat dilakukan secara masal dan otomatis karena sistem telah terprogram melalui sistem komputasi sehingga proses pengerjaan inspeksi akan menjadi lebih cepat dan singkat dengan luaran yang tidak kalah dengan inspeksi manual.

2. Meningkatkan Efisiensi Dalam Produksi

Proses inspeksi yang dilakukan secara manual, tentu membutuhkan waktu yang relatif lama. Selain itu, jika ada kesalahan dalam proses produksi juga cenderung lebih lama untuk terdeteksi. Apabila dibiarkan berlarut-larut maka tentu akan bisa mengurangi efisiensi dalam proses produksi.

Melalui penerapan Sistem Inspeksi Visual secara optimal, maka kesalahan-kesalahan dalam proses produksi dapat diketahui lebih cepat. Dengan mengetahui kesalahan produksi secara lebih cepat maka tentu bisa diambil keputusan yang sesuai untuk kemudian meminimalisir terjadinya kesalahan pada produksi selanjutnya sehingga proses produksi tetap dapat berjalan secara efektif dan optimal.

3. Mampu Bekerja Penuh Selama 24 Jam Tanpa Henti

Pengecekan atau inspeksi manual dengan menggunakan tenaga manusia tentu terkendala dengan kekuatan fisiknya. Tidak ada manusia yang bisa bekerja 24 jam setiap harinya untuk melakukan inspeksi pada suatu proses produksi.

Manusia memiliki keterbatasan. Sedangkan mesin tetap dapat bekerja dengan tingkat keoptimalan yang konstan dari waktu ke waktu selama 24 jam dalam sehari.
Oleh karenanya penerapan Sistem Inspeksi Visual dalam suatu proses produksi adalah cara yang cukup efektif untuk tetap menjaga agar proses inspeksi berjalan setiap harinya tanpa terkendala.

Kesimpulan

Itulah Beberapa Manfaat Penting Mengadopsi Sistem Inspeksi Visual dalam suatu proses Industri. Penggunaan inspeksi visual dalam industri merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kualitas dan mutu hasil produksi demi terciptanya kepuasan bagi para pelanggan.

Tiga manfaat utama dalam mengadopsi Sistem Inspeksi Visual dalam produksi adalah:
1. Proses Inspeksi Menjadi Relatif Lebih Singkat
2. Meningkatkan Efisiensi Dalam Produksi
3. Mampu Bekerja Penuh Selama 24 Jam Tanpa Henti

Melalui penerapan sistem inspeksi visual, diharapkan akan semakin meningkatkan tingkat efektivitas dan efisiensi pada suatu industri dengan tanpa mengurangi mutu pada hasil-hasil produksi.

0 komentar:

Post a Comment


Top